Ads Nuffnang

Ads Nuffnang

Rabu, 22 Jun 2011

Sakit kepala selepas waktu asar keatas
Badan terasa berat dan malas
Sukar mendapat jodoh
Badan terasa bisa-bisa
Sakit ketika ziarah orang meninggal
Sukar tidur malam
Sakit pinggang tanpa sebab
Mimpi melihat binatang seperti ular dan sebagainya
Bermimpi bayi atau menyusukan bayi
Bermimpi di tempat tinggi
Bermimpi di tempat yang kotor
Ada terasa benda bergerak di bawah kulit
Bayi kerap menangis
Bunyi guli jatuh diatas syiling
Suami isteri kerap bertengkar walau perkara kecil
Kuat berangan
Nafsu seksual yang melampau
Terasa diri selalu diperhatikan
Melihat jin secara terus
Malas beribadat
Malas beribadat
Nyanyuk ketika usia lanjut
Panas baran
Sikap berubah secara mendadak
Gelisah dan panas ditengkuk bila dengar al-quran
Suka melakukan tabiat buruk
Kerap sendawa bila mendengar al-quran
Kerap keguguran / Mandul
Gagal melakukan hubungan kelamin
Bermimpi seram yang menakutkan
Darah haid turun lebih 15 hari
Batuk yang berpanjangan
Selalu ditindih ketika tidur
Sayang melampau-lampau pada orang yang baru dikenali
Terlalu rasa rendah diri dan tidak berkeyakinan
Selalu melihat kelibat di rumah
Kerap mendengar sesuatu bisikan
Sakit mental atau gila
Sakit pada anggota badan tertentu (contohnya : kepala / dada / pinggang / kaki / dsbnya) terutamanya selepas waktu Asar



sumber pusat rawata terapi Darul Hikmah

Sabtu, 18 Jun 2011

KENALI JENIS DARAH ANDA


Golongan darah adalah ciri khusus darah dari suatu individu karena adanya perbedaan jenis karbohidrat dan protein pada permukaan membran sel darah merah. Dua jenis penggolongan darah yang paling penting adalah penggolongan ABO dan Rhesus (faktor Rh). 

Di dunia ini sebenarnya dikenal sekitar 46 jenis antigen selain antigen ABO dan Rh, hanya saja lebih jarang dijumpai. Transfusi darah dari golongan yang tidak kompatibel dapat menyebabkan reaksi transfusi imunologis yang berakibat anemia hemolisis, gagal ginjal, syok, dan kematian.

Golongan darah manusia ditentukan berdasarkan jenis antigen dan antibodi yang terkandung dalam darahnya, sebagai berikut:

* Individu dengan golongan darah A memiliki sel darah merah dengan antigen A di permukaan membran selnya dan menghasilkan antibodi terhadap antigen B dalam serum darahnya. Sehingga, orang dengan golongan darah A-negatif hanya dapat menerima darah dari orang dengan golongan darah A-negatif atau O-negatif.

* Individu dengan golongan darah B memiliki antigen B pada permukaan sel darah merahnya dan menghasilkan antibodi terhadap antigen A dalam serum darahnya. Sehingga, orang dengan golongan darah B-negatif hanya dapat menerima darah dari orang dengan dolongan darah B-negatif atau O-negatif.

* Individu dengan golongan darah AB memiliki sel darah merah dengan antigen A dan B serta tidak menghasilkan antibodi terhadap antigen A maupun B. Sehingga, orang dengan golongan darah AB-positif dapat menerima darah dari orang dengan golongan darah ABO apapun dan disebut resipien universal. Namun, orang dengan golongan darah AB-positif tidak dapat mendonorkan darah kecuali pada sesama AB-positif.

* Individu dengan golongan darah O memiliki sel darah tanpa antigen, tapi memproduksi antibodi terhadap antigen A dan B. Sehingga, orang dengan golongan darah O-negatif dapat mendonorkan darahnya kepada orang dengan golongan darah ABO apapun dan disebut donor universal. Namun, orang dengan golongan darah O-negatif hanya dapat menerima darah dari sesama O-negatif.

Secara umum, golongan darah O adalah yang paling umum dijumpai di dunia, meskipun di beberapa negara seperti Swedia dan Norwegia, golongan darah A lebih dominan. Antigen A lebih umum dijumpai dibanding antigen B. Karena golongan darah AB memerlukan keberadaan dua antigen, A dan B, golongan darah ini adalah jenis yang paling jarang dijumpai di dunia.
Ilmuwan Austria, Karl Landsteiner, memperoleh penghargaan Nobel dalam bidang Fisiologi dan Kedokteran pada tahun 1930 untuk jasanya menemukan cara penggolongan darah ABO.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...